Berdasarkan pengalaman menerbitkan buku sendiri, saya baru ngeh kalau cover buku itu sangat penting. Meskipun ada pepatah bilang Don't judge a book by its cover, tetapi nyatanya cover sebuah buku sangat penting dan menentukan laris tidaknya sebuah buku. Selain, tentu saja isi buku itu yang paling menentukan. Terbukti pada buku Kumcer saya JERAWAT CINTA, banyak yang bilang covernya kurang menarik. Bahkan, menurut saya JELEK banget. He he he..
Yah, itu akibat saya masih polos dan nggak ngerti. Saya hanya meminta tolong adik saya yang bisa gambar, lalu gambar tersebut diwarnai oleh pacar saya. Terus, langsung kirim ke penerbit. Warna dasar cover yang merah menyala itu adalah warna dasar dari penerbit. Saya dan pacar nggak ngerti. Kami berpikir, warnanya itu memang harus begitu. Tidak tahunya harus dirubah sendiri. Tetapi, sudah terlanjur dikirim. Yasuds, saya terpaksa menerima hasilnya yang aneh.
Waktu itu, saya juga nggak ngerti bagaimana mendesain covernya. Mau minta tolong siapa. Ternyata, bisa meminta tolong desainer dan tentu saja ada bayarannya. Tetapi kok repot ya. Gak praktis. Cetaknya sama penerbit X, covernya didesain si XX. Rada ribet mengaturnya. Mana saya nggak ngerti photoshop.
Akhirnya, dalam menerbitkan buku berikutnya, saya memilih penerbit yang bersedia membuatkan cover, layout dan ISBN. Memang saya harus bayar lebih mahal tetapi hasilnya lebih maksimal. Buku saya menjadi lebih punya daya tarik.
So, kalau kamu berniat menerbitkan buku sendiri, persiapkan juga covernya mau seperti apa. Saran saya sih, mendingan cari penerbit yang menyediakan jasa mendesain cover dan layout. Bayar mahal sedikit lebih baik, asal hasilnya memuaskan.
5 komentar:
iya mbak betul betul saya setuju...
<<< nasib orang ga mudeng sotosop :D
nice share
Thanks
nice share
Thanks
nice share..
siapin covernya dulu ah... isinya belakangan. belum nulis.. :d
Don't judge a book by its cover
Susaaahh untuk bener2 menerapkan hal yang satu ini, ahahaha.. karena biar gimana cover itu yang paling pertama ditangkap oleh mataa :p
*apalagi gua termasuk tipe yang kadang suka males baca ringkasan cerita di belakang, ahahaha.. jadilah kadang dalam beli buku bener2 mengandalkan "chemistry" antara covernya dengan dirikuu, hihihi :))*
Poskan Komentar